3

Puisi-Puisi Karya Ria Rizki (Terbit di Sumatera Ekspress Edisi 7 Oktober 2017)

Alhamdulillah, sebuah langkah baru dalam perjalanan hobi ini, tembus media coy!

Ini adalah kali pertama aku kirim puisiku ke media, meskipun sama sekali gak pede, dengan modal nekat kukirim juga nih puisi. Dan, alhamdulillah syukur, bisa masuk.

Sebenernya dua puisi ini aku kirim terpisah tetapi di minggu yang sama (karena gak pede bakal nembus) , jadilah mereka terbit bersamaan. Hehe

Pas selesai ngirim dua anakku ini, aku udah janji sama diri sendiri, “kalau gak lolos, aku gak boleh nyerah, teror terus.”

Kebanyakan ngomong nih akunya, langsung simak aja deh puisi abal-abalku 🙂

Aku tunggu kritik dan sarannya yah 🙂

Screenshot from 2017-10-11 21-01-54

Perdana, excited sekali! 😀

Terima kasih para senior yang sudah membantu, mbak Armilia Sari dan kang Irwan Sandza 🙂

 

Salam, RR!

 

 

Iklan
4

Guru Milenial: Mengabdi dan Berdikari dengan Laptop 2in1

Menjadi guru bukanlah cita-citaku sejak awal. Aku hanya terjebak pada keadaan yang memaksaku menjadi guru. Meski awalnya terjebak, sampai detik ini tidak ada penyesalan untuk keputusan yang kuambil itu. Malah, ketika ada kesempatan yang memanggilku untuk lari, hati kecilku berkata jangan.

Ya, ternyata aku sudah jatuh cinta pada dunia pendidikan, anak-anak dan cita-cita mereka.

Screenshot from 2017-10-06 17-19-47

Aku mengajar di tahun milenial, tahun di mana teknologi sudah sangat canggih, anak-anaknya tentu juga berbeda dengan anak-anak zaman kami, kebutuhan dan cita-cita mereka juga berbeda. Saat ini pendidikan harus diarahkan untuk menciptakan anak-anak yang siap menghadapi dunia kerja yang berubah dari sistem manusia menjadi teknologi. Di pabrik maupun tempat-tempat besar lain, keberadaan manusia sebagai pekerja telah banyak digantikan oleh mesin. Artinya, para guru tidak bisa lagi mengajari anak-anak untuk menjadi seorang pekerja, para guru justru harus mengarahkan anak-anak menjadi inovator dan wirausahawan karena dua jenis pekerjaan ini tidak bisa digantikan oleh mesin.

Jelas, perbedaan ini membuat kami para guru yang merupakan generasi zaman Y serta merta harus bertransformasi menjadi guru yang sesuai dengan generasi zaman milenial. Guru-guru zaman milenial harus memanfaatkan  dengan baik teknologi yang ada untuk mengarahkan anak-anak menjadi anak-anak yang siap menghadapi era digital. Jika tidak, akan terjadi gap besar antara murid dan guru yang mengakibatkan tidak tecapainya tujuan dari pendidikan itu sendiri. Istilahnya, muridnya abad ke-21 eh gurunya masih abad ke-20, kan ketinggalan!

Seperti yang aku bilang sebelumnya, untuk menjadi guru milenial aku harus berhasil membawa teknologi ke dalam kelas dan memanfaatkannya semaksimal mungkin bagi proses pembelajaran anak-anak. Untuk itu, paling tidak aku harus membawa laptop saat mengajar. Duh, membayangkan laptop saja sebenarnya udah kebayang repotnya ya kan? Tapi untuk anak-anak, apa yang nggak?

Kadang-kadang suka iri juga sih sama temen-temen guru yang lain yang suka bawa tas-tas cantik kecil. Keliatanya anggun, cantik dan stylish aja gitu, keliatan banget gurunya. Terus liat diri sendiri, udah jadi guru masih aja bawaannya ransel gede karena harus bawa laptop. Kalo pake jaket terus dijejerin sama anak murid malah suka disangka siswa juga, haduh. Tapi sekali lagi, nggak apa-apa, meski berat dan gak stylish tetap akan aku bawa karena di banyak situasi peran laptop sangat penting. Entah untuk menunjukkan video-video menarik tentang fisika yang gak semuanya saya bisa hadirkan dengan nyata di depan kelas atau untuk menunjukkan software-software keren untuk melakukan virtual experiment untuk menggantikan real experiment yang biasanya gak bisa dilakuin di lab karena keterbatasan alat dan bahan ataupun karena waktu yang gak memungkinkan.

Satu lagi yang musti aku bawa ke mana-mana, tablet. Maklum, selain jadi guru aku juga mengais rejeki dengan jualan, buka online shop kecil-kecilan. Jadi guru milenial juga harus siap dengan “bisnis sampingan”. Bukannya apa-apa, kadang gaji guru tidak memungkinkan untuk bertahan hidup. Masih inget kan postingan guru di facebook yang bilang gajinya Rp300.000,00 sebulan? Kalau gak ada bisnis sampingan, takutnya malah terjebak ke lembah setan, entah terlibat jual beli kursi, sogok menyogok dsb. Karena ya gak bisa disalahin juga, untuk guru-guru yang non-PNS apalagi bukan honor daerah, gajinya cukup miris. Alhasil ya gini, kalo mau bertahan jadi guru yang baik dan benar, harus berani ambil langkah lain. Contohnya ya jualan-jualan gitu.

Selain pendidikan dan anak-anak, aku tipe orang yang suka sama photography, lebih tepatnya sih mobile photography. Mobile photography sendiri suka aku artiin sebagai pengambilan foto menggunakan alat-alat mobile seperti handphone dan tablet. Aku suka mengambil foto tentang langit, pepohonan, taman, bunga, orang-orang dan banyak lagi. Kadang-kadang ada banyak situasi keren yang tiba-tiba terjadi dan harus diabadikan menjadi foto, entah gumpalan awan biru cantik yang tiba-tiba aku liat, segerombolan anak kecil yang tertawa riang saat menonton topeng monyet atau bahkan pelangi yang muncul setelah rintik-rintik hujan. Karena situasi keren banyak terjadi tiba-tiba jadi aku harus siap sedia tablet atau handphone.

Tablet jelas lebih enteng, lebih simple juga, bentuknya yang gak sebesar laptop mudah dibawa kemana-mana terus pas jam kosong aku bisa ngelakuin aktivitas yang lain kayak ngurusin online shop, browsing, balesin chat pembeli, promo ke berbagai grup facebook, foto-fotoin testi pembeli sampe nyari produk-produk baru yang murah untuk dijual. Pas nemu kejadian menarik tinggal jepret, edit sedikit lalu posting, simple sekali.  Nah ini juga alasan kenapa aku harus musti kudu bawa tablet kemana-mana, karena ada banyak hal tiba-tiba yang aku temui harus diabadikan dan dibagikan.

Screenshot from 2017-10-06 17-27-45

Karena banyak sekali hal yang bisa dilakuin si tablet, sempet kepikiran mau gantiin fungsi laptop dengan tablet aja. Tapi eh, sayang sekali, banyak tablet yang tidak bisa digunakan untuk persentasi, belum lagi kadang software-software yang akan aku pake gak support di tablet. Kalaupun support prosesornya gak kuat, jadi nge-hank lah aplikasinya dan akhirnya gak bisa dibuka juga. Selain itu, kalau mau ngetik-ngetik, masukkin nilai siswa rasanya gak leluasa aja kalau pake tablet.

Karena gak mungkin cuma bawa laptop dan gak mungkin juga cuma bawa tablet. Akhirnya dengan berat hati, aku putusin bawa dua-duanya, biar profesi sebagai guru, profesi sebagai penjual di online shop dan hobi mobile photography tetap jalan. Repot? Banget!

Ternyata, ada laptop yang bisa jadi tablet dan tablet yang bisa jadi laptop!

Kenyataan bahwa aku harus terus bertahan bawa-bawa beban 5 dan 1 kg setiap hari dengan ransel gede sepertinya tidak akan berlaku lagi mulai sekarang. Loh? Kenapa? Apakah udah mutusin gak akan bawa laptop lagi dan beralih ke tablet? Oh nggak-nggak, bukan gitu maksudnya kok hehe.

Screenshot from 2017-10-06 17-37-11

Jadi beberapa hari yang lalu aku sempet baca blog competition yang diadain oleh BliBli.com. Blog competition-nya tentang laptop 2in1. Info selengkapnya bisa dilihat di banner di bawah ini atau klik di sini.

intel-blogcompetition-956x321

Screenshot from 2017-10-06 21-24-49

Setelah baca info itu, aku searching-lah apa itu laptop 2in1? Dan, ternyata itu adalah solusi dari masalah aku di atas. Wah jadi mupeng pengen cepet-cepet punya hehe.

Laptop Konvensional dan Laptop 2in1, Apa Bedanya?

Pasti deh pada penasaran dengan si laptop 2in1 ini, apa sih bedanya dengan laptop yang ada selama ini (laptop konvensional)?

Laptop yang kita kenal selama ini sekarang disebut sebagai laptop konvensional. Laptop konvensional sendiri artinya sebuah perangkat komputer yang terdiri dari monitor dan tersambung langsung dengan keyboard. Monitor dan keyboard ini tidak dapat dipisah atau dilepas. Selain itu, monitornya juga tidak bisa dioperasikan dengan sentuhan.

Laptop 2in1 sebernarnya mirip dengan laptop, terdiri dari monior dan keyboard juga, bedanya monitor laptop 2in1 bisa dioperasikan melalui sentuhan tangan atau touchscreen. Hal ini bisa terjadi karena laptop 2in1 merupakan gabungan antara tablet dan fitur laptop.

Nah, laptop 2in1 sendiri ada dua jenis. Jenis pertama adalah hybrid, jenis kedua adalah convertible. Perbedaan keduanya terletak pada bisa tidaknya monitor dan keyboardnya dipisahkan.

Screenshot from 2017-10-06 17-59-39

Laptop 2in1 jenis hybrid adalah jenis yang monitor dan keyboard-nya bisa dipisahkan sehingga otomatis bisa berfungsi sebagai tablet.

Laptop 2in1 jenis convertible adalah jenis yang monitor dan keyboard-nya tidak bisa dipisahkan. Meskipun tak bisa dipisahkan atau tak bisa pasang lepas, monitor atau layarnya bisa diputar-putar bahkan hingga 360 derajat. Ketika monitornya diputar 360 derajat otomatis si laptop 2in1 ini menjelma menjadi tablet, meskipun ya dimensi ketebalannya biasanya lebih besar dari tablet kebayakan.

Ketika membaca beberapa artikel yang mengulas laptop 2in1 ini saya jadi tertarik untuk memilikinya, ya gimana ndak ya? Kita bisa mendapatkan double strike dua manfaat perangkat teknologi langsung secara bersamaan, manfaat laptop dan tablet. Selain itu, kita juga bisa menghemat pengeluaran jika dibandingkan dengan pembelian masing-masing perangkat secara terpisah. Udah fleksibel, stylish, ringan, gampang, mudah, manfaatnya double, hemat lagi! Gimana gak mupeng coba?

Gimana Cara Pilih Laptop 2in1 yang Cocok Sama Kebutuhan?

Untuk memilih laptop 2in1 ya jelas harus disesuaikan sama kebutuhan kita sendiri. Laptop 2in1 untuk orang yang bekerja di dunia desain grafis tentu beda sama laptop 2in1 yang dibutuhin oleh karyawan kantoran atau guru kayak aku kan, hehe. Jadi, gimana ya baiknya memilih laptop 2in1 sesuai kebutuhan kita? Yuk simak:

Screenshot from 2017-10-06 19-55-45

Tips 1:  Pilih Layar Yang Dapat Di Lepas atau Tidak?

  • Layar yang dapat dilepas (hybrid) cocok untuk mereka yang jarang menggunakan keyboard.
  • Layar yang tidak dapat dilepas (convertible) cocok untuk mereka yang sering menggunakan keyboard. Selain itu, adanya mode persentasi akan memudahkan mereka yang sering melakukan persentasi dalam kegiatan sehari-hari. Cukup dilipat 360 derajat dan jadilah perangkat persentasi yang memukau.

Tips 2: Pilih Prosesor yang Gimana?

Prosesor memainkan peran besar dalam menentukan seberapa cepat segala sesuatunya dapat diselesaikan serta mengatur seluruh kerja laptop. Pastikan memilih prosesor yang bagus ya, karena semakin bagus prosesornya semakin cepat juga perintah yang kita berikan dikerjakan. Contoh sederhanya begini: saat ini kecepatan processor yang paling tinggi adalah 4 Gigahertz (GHz) artinya laptop yang kita gunakan itu dapat membaca 4000 miliar perintah dalam sekali pengerjaannya. Jadi bisa dibilang, makin rendah prosesornya makin lemot tu laptop hehe.

Pastikan membeli laptop yang menggunakan prosesor intel yang saat ini merajai dunia perprosesoran ya. Tanya alasan kenapa harus pilih intel? (source: intel.co.id)

Screenshot from 2017-10-07 17-17-20Screenshot from 2017-10-07 17-17-32

Tipe-tipe prosesor intel sendiri cukup beragam, antara lain core i3, i5 dan i7. Apa bedanya? Ini:

  • Core i3: cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari.
  • Core i5 : cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari dan bisnis.
  • Core i7 :  cocok untuk gamer professional, video editor, pembuat game dan desainer 3D.

Tips 3: Pilih Ukuran Layar Kecil atau Besar?

  • Layar ukuran 11-13 inchi (layar kecil) cocok untuk yang hobi berpergian yang selalu membawa laptop karena mudah dibawa, tidak memakan tempat dan lebih ringan.
  • Layar ukuran 14-17 inchi (layar besar) cocok untuk yang hobi bermain game, edit foto, edit video, nonton film, kekurangannya mungkin lebih berat dan akan menghabiskan daya baterai lebih cepat.

Tips 4: Pilih Kapasitas Penyimpanan Biasa atau Yang Super?

Semua laptop 2 in 1 dilengkapi dengan hard drive (HDD). HDD merupakan media penyimpanan data dan file kita seperti film, dokumen dan foto. Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini sudah muncul yang namanya SSD (Solid State Drive), fungsinya sama dengan HDD tetapi ada beberapa perbedaan antara keudanya seperti: pengambilan file yang lebih cepat, waktu booting dan waktu buka aplikasi laptop yang pake SSD juga lebih cepat.

  • Cukup HDD: cocok untuk orang yang gak terlalu peduli masalah kecepatan booting/loading, butuh banyak kapasitas dengan budget normal karena harganya lebih murah.
  • Lengkapi dengan SSD: cocok untuk orang yang pengen dapet faster performance dan ceroboh (karena jadi lebih tahan banting) dan punya uang lebih karena lebih mahal.

 

Tips 5: Pilih yang Masa Pakai Baterai Lama atau Standar Saja?

  • Baterai badak (laptop dengan masa baterai yang lama, lebih dari 5 jam): cocok untuk orang-orang yang memiliki aktivitas padat di luar rumah kayak traveller, guru,wirausahawan.
  • Baterai biasa (laptop dengan masa baterai rendah, kurang dari 5 jam): cocok untuk orang-orang yang memiliki aktivitas lebih banyak di dalam ruangan kayak pelajar.

Nah, sudah baca tipsnya? Jadi mau beli yang kayak apa? Kalo aku sih kayaknya pilihnya yang kayak gini:

Screenshot from 2017-10-06 20-03-09

 

Sudah dapet spesifikasi yang sesuai, terakhir sesuaiin sama budget ya! Kalau sudah dapet gambaran umum mau beli yang kek gimana, sekarang hayuk kita meluncur cari Laptop 2in1nya. Tapi, pertanyaan selanjutnya adalah: BELI DIMANA? HAHA. Iya, beli dimana ya? Yang enak, ribet dan gak perlu capek.

Aha! Beli online aja, kan gampang, pilih-pilih terus transfer, beberapa hari kemudian barangnya dateng. Eh tapi, sekarang lagi rawan penipuan jual beli online, sampe beberapa calon customer sering tanya ke aku “amanah gak nih sist?” saking takut kena tipunya. Hmm… setelah ditimbang-timbang akhirnya aku pilih BliBli deh! Kenapa BliBli? Ini nih alasannya:

Udah yakin kan? Hayuk buruan kita ceki-ceki laptop 2in1 di BliBli biar bisa nabung buat beli. Buka situs BliBli di blibli.com search laptop 2in1 atau langsung ketik laptop 2in1 intel. Nah, setelah tampil pilihannya silakan cek deh yang sesuai spesifikasi yang kita inginkan. Kalo cari yang murah, tinggal urutin aja pencariannya menjadi termurah 😀

Tapi tetep ya, utamain yang sesuai kebutuhan jangan mentang-mentang murah, eh spesifikasinya gak cocok masih diambil. Masalah harga kan nanti bisa disesuaikan kemudian, kan di blibli ada fitur cicilan 0% dan banyak diskonnya 😀

Terakhir, mungkinkah jadi guru yang bisa mengabdi tapi tetep berdikari?

Mungkin banget! Apalagi senjatanya Laptop 2in1 intel yang dibeli di BliBli.com!

Palembang, 6 Oktober 2017

Bismillah, Alhamdulillah. Salam, RR!

1

Ayo Periksa Dini: Kanker Serviks Tidak Menunjukkan Gejala di Awal

  • Indonesia Menjadi Negara Kedua dengan Penderita Kanker Serviks Terbanyak di Dunia.
  • Kanker Serviks adalah Pembunuh Nomor 1 Wanita Indonesia.

Kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan salah satu momok yang paling menakutkan bagi wanita, khususnya wanita Indonesia. Jumlah penderita kanker serviks di Indonesia sangat tinggi, hal ini bisa diketahui dari berbagai data kanker yang dipublikasikan baik oleh pemerintah atau lembaga kanker lainnya. Berdasarkan beberapa sumber diketahui bahwa setiap tahunnya di Indonesia terjadi tidak kurang dari 15.000 kasus tentang kanker serviks. Hal ini membuat kanker serviks dikenal sebagai kanker pembunuh wanita nomor satu di Indonesia, selain kanker payudara dan ovarium. Bukan hanya itu, karena tingginya kasus kanker serviks di Indonesia, WHO bahkan menempatkan Indonesia sebagai negara kedua dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia.

Apa itu Kanker Serviks?

Kanker serviks adalah kanker yang 99,7% disebabkan oleh HPV (Human Papilloma Virus) dan menyerang leher rahim.

Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa sebenarnya tidak semua infeksi virus HPV menyebabkan kanker serviks. Masih ada peluang 0.3% infeksi HPV tidak menyebabkan kanker serviks, untuk kasus ini, infeksi dapat menghilang dengan sendirinya karena perlawanan dari sistem imunitas tubuh kita. Tetapi, tetap saja probabilitas 99.7% adanya infeksi virus HPV akan menyebabkan timbulnya kanker serviks. Meskipun kemungkinan terserang kanker serviks sangat tinggi tetapi sebenarnya kemungkinan untuk mencegahnya juga sangat besar.

Penyebab Tingginya Angka Kematian Kanker Servis adalah Karena Kanker Serviks Tidak Menujukkan Gejala Awal

Salah satu penyebab mengapa kanker serviks banyak merenggut nyawa wanita Indonesia adalah karena kanker serviks tidak terdeteksi di awal karena tidak menunjukkan gejala apapun di awal, jikapun ada, banyak yang menganggap itu adalah hal biasa. Padahal, kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah dan disembuhkan dibandingkan dengan semua jenis kanker, asalkan diketahui sejak stadium awal. Oleh sebab itu, pemeriksaan awal sebagai pencegahan menjadi hal penting untuk dilakukan sejak dini.   Gejala yang muncul ketika virus HPV menyerang antara lain:

  1. Keputihan abnormal
  2. Pendarahan
  3. Rasa nyeri yang sering pada mulut rahim
  4. Munculnya pendarahan setelah aktivitas seksual atau kedua masa haid

Coba diingat-ingat, apakah mengalami beberapa gejala di atas? Jika iya dan bahkan terjadi terus menerus maka sebaiknya anda waspada, jangan-jangan itu adalah gejala awal adanya HPV yang hidup dalam mulut rahim. Akan lebih baik lagi kalau segera periksakan diri ke dokter atau laboratorium klinik seperti Prodia untuk diagnosis yang pasti. Jikapun tidak mengalami gejala seperti di atas, akan lebih baik kalau kita tetap memeriksakannya, karena sekali lagi kanker serviks tidak menunjukkan gejala awal. Jika sudah muncul gejala seperti di atas maka kemungkinan untuk sembuh sudah sangat kecil. Untuk lebih jelasnya, berikut ini penggambaran tentang tingkatan pada kanker serviks serta peluang kesembuhannya:

Dari gambar bisa kita liat bahwa semakin tinggi stadium kanker serviksnya maka semakin rendah harapan sembuhnya. Artinya, makin lambat kita sadar bahwa kita terjangkit kanker serviks, makin sedikit peluang kita untuk bertahan hidup dan sembuh. Sebagai gambaran kasar, berikut gejala yang biasanya terjadi pada tiap stadium:

  1. Stadium 0 (Pra-kanker) : Sel kanker masih jinak, menempel pada permukaan dinding serviks, tidak ada gejala terlihat
  2. Stadium 1: Sel kanker sudah menempel kuat pada dinding serviks, biasanya belum muncul gejala juga jikapun ada hanya berupa keputihan dan muncul pendarahan saat berhubungan seksual
  3. Stadium 2: Sel kanker sudah menjalar ke rahim tetapi belum sampai ke vagina, keputihan yang abnormal dan selalu terjadi pendarahan saat berhubungan seksual
  4. Stadium 3: Sel kanker sudah sampai ke vagina, keputihan yang abnormal dan selalu terjadi pendarahan saat berhubungan seksual disertai nyeri pinggul
  5. Stadium 4: Sel kanker sudah menjalar ke organ lain yang jauh seperti anus, ginjal, hati, paru-paru dan tulang, keputihan yang abnormal dan selalu terjadi pendarahan saat berhubungan seksual, terjadi penurunan berat badan ekstrim, urin dan feses keluar dari vagina, nyeri dan bengkak di kaki serta mudah patah tulang

Mungkinkah Mencegah Kanker Serviks?

Karena stadium awal tidak menunjukkan gejala apapun, padahal peluang kesembuhan sangat besar saat stadium awal, maka kita sebagai wanita harus aktif mencegah sejak dini agar tidak terserang virus ini. Karena wanita hebat, harus sehat! Kita harus lebih kuat dan pintar dari kanker ini, ingat: kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah dan disembuhkan dibandingkan dengan semua jenis kanker, asalkan diketahui sejak stadium awal. Jadi, apa yang harus kita lakukan untuk menjauhi pembunuh nomor 1 wanita Indonesia ini?

  1. Deteksi Dini (skrining)

Melakukan skrining sedini mungkin untuk deteksi dini kanker serviks, semakin dini terdeteksi makin tinggi juga peluang kesembuhan kita. Skrining kanker serviks dapat dilakukan kapan saja, asal tidak sedang menstruasi. Namun, akan lebih baik jika dilakukan di dua minggu setelah hari pertama menstruasi.Dimana kita bisa melakukan skrining atau deteksi dini kanker servik ini? Prodia! Kenapa harus Prodia?Prodia adalah salah satu laboratorim klinik di Indonesia. Laboratorium klinik sendiri dapat diartikan sebagai laboratorium tempat di mana berbagai macam tes dilakukan untuk mendapatkan informasi tentang kesehatan pasien, istilah kerennya itu check-up kesehatan. Saat ini Prodia merupakan laboratorium klinik terbaik dan terbesar di Indonesia. Selain itu, Prodia juga menjadi pusat rujukan nasional dengan produk dan layanan yang lengkap (lebih dari 50 panel pemeriksaan tersedia). Selain lengkap, sejak didirikan tahun 2009, Prodia sudah mendapatkan banyak penghargaan hingga akhirnya kini didaulat sebagai lab klinik terbaik dan terbesar di Indonesia.

2. Jalankan Pola Hidup Sehat

Jika setelah skrining di Prodia dinyatakan sehat maka jangan berleha-leha ya! Si kanker serviks ini bisa muncul kapan saja, kita harus tetap menjalankan pola hidup sehat dan rutin skrining lagi. Lalu, pola hidup sehat seperti apa yang mampu mengusir si kanker serviks ini?

  • Jaga kebersihan diri, terutama organ vital. Misal: mengganti celana dalam minimal dua kali sehari.
  • Jangan merokok atau terpapar asap rokok.
  • Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
  • Jauhi sex bebas dan berganti pasangan

Jika sudah menjalankan pola hidup sehat dan melakukan deteksi dini, insya allah si kanker serviks ini tidak akan berani dekat-dekat. “Tapi eh, katanya skrining (deteksi dini) itu mahal ya? Jadi males.” Biaya skrining kanker serviks sebenarnya beragam, mulai dari 50k sampai dengan 500k. Tapi, untuk tahun ini ada kabar gembira loh, apa ya?

Kabar Gembira:

Prodia dan BPJS mengadakan skrining gratis selama April-November 2017. Jadi, tunggu apa lagi? Kunjungi Prodia daerahmu!

Ingat!

Kanker tidak terbentuk secara instan.

Jika deteksi dini tidak dilakukan serta gaya hidup sehat tidak diterapkan sejak dini atau bahkan dilakukan dalam waktu lama, risiko kanker pasti akan meningkat. Sayangi dirimu, sayangi tubuhmu, karena perempuan hebat adalah perempuan yang sehat ❤

 

 

Palembang, 1 Oktober 2017

Salam, RR!

 

0

Ketaksengajaan yang Menguntungkan

Sophie-Blog-Competition-2017

Awalnya, gak ada sedikitpun niat untuk bergabung dengan bisnis MLM karena paradigma yang berkembang di masyarakat tentang bisnis ini sangat buru kayak nipulah, bohonglah, dll. Tapi nyatanya sampai hari ini aku masih menjadi anggota aktif sebuah bisnis MLM yang ternyata sedikit banyak membantu aku berhemat dan dapat uang jajan tambahan.

Loh? Kok bisa? Bisnis MLM apa tuh? Ah kamu nipu yah?!

Hehe, sama sekali nggak kok. Bisnis MLM itu sebenarnya gak semuanya buruk dan gak jelas, ada juga bisnis MLM yang jelas kayak bisnisku ini, Shopie Paris. Sudah sering denger kan? Iya, Shopie Paris yang itu, yang tas-tasnya bagus, jam tangannya kece, produk-produk kecantikannya terjamin brand-nya precious, jadi kalau pake produknya bangga-bangga gimana gitu, hehe. Dan yang paling penting harganya terjangkau banget.

Kayak yang aku bilang sebelumnya, awalnya gak ada niat sama sekali buat jadi member sebuah bisnis MLM karena banyakan gak jelasnya tapi pas sekali pake Shopie Paris, malah jadi pengen lanjut jualan terus, hehe. Jadi awalnya itu aku lagi nyari-nyari tas lucu, awet dan murah. Banyak sih tas murah di pasar dari yang tanpa merek sampe yang KW-an merek terkenal dunia, tapi pas diliat-liat bahannya gak bagus, kayaknya cepet rusak, modelnya juga gak elegan, terus yang paling penting, gak ori. Kalau mau beli yang ori bisa-bisa gaji sebulan nggak nyisanya buat beli tas, hiks. Pas pusing-pusing nyari tas lucu itu, temen nawarin produk dia, dari Shopie Paris, harganya murah-murah dan modelnya cantik-cantik, elegan, ori, terkenal pula mereknya. Langsung gak pikir dua kali aku pesan ke dia tas ungu cantik yang harganya cuma Rp120.000. Dia juga nawarin beberapa kosmetik di katalog yang lagi promo, duh murah-murah banget, karena murah, aku jadi nanya ke dia, itu kosmetinya aman gak? ada BPOMnya gak? nanti abal-abal lagi. Eh dia malah ketawa sambil nunjukkin nomor BPOM, kandungan kosmetiknya. Pas liat aku langsung berdecak kagum, asli dan aman, dengan harga segini, wah jadi tertarik sama Shopie Paris dan produknya, aku jadi semangat beli-beli kosmetik mulai dari lipstik, mascara sampe cream-cream muka gitu.

Saking khilafnya, diitung-itung dan ditotalin banyak juga belanjaanku, hehe. Liat aku yang semangat banget pengen nyobain produk Shopie Paris, temenku ini jadi nawarin aku untuk jadi downlinenya, gabung jadi member aja kata dia. Langsung aku tolak sebelum dia jelasin lebih lanjut. Aku mikirnya gak mau aja ikut MLM, nanti mau cari downline-downline gitu, kejar tupo dsb. Liat aku ngomong gitu temenku ini malah ketawa lagi. Dia bilang jauh amat mikirnya Neng! Lah, terus gimana dong kataku?

Singkatnya gini nih,

“Ketika kamu gabung jadi member, kamu langsung dapet potongan 30% untuk barang-barang yang kamu beli. Jadi misal nih, kamu beli tas tadi 120k, nah karena kamu member kamu cukup bayar 90k aja. Pas jadi member, kalo orientasimu bukan bisnis, yaudah gak usah cari downline, yang penting rutin beli, rutin pake aja, kan lumayan potongannya 30%-nya dan dapet bonusnya. Lagian daftarnya juga gampang,anya dengan investasi sebesar 70k kita udah bisa jadi member dan dapet Stater Kit pula. Selain itu, tidak ada target bulanan atau pembelian minimum: putuskan sendiri apa yang ingin kita lakukan! dengan situs dan yang komperhensif, kita juga bisa menjalankan bisnis Sophie secara online. “

Aku garuk-garuk kepala, wah lumayan banget kalo jadi member ternyata, potongannya gede banget. Langsung deh aku putusin saat itu juga untuk jadi member Shopie Paris, dan totalan aku tadi harganya jadi jauh lebih miring, alhamdulillah.

                  ———————–dari cuma pake sampe berani jual——————————–

Karena dari awal mindsetnya bukan jualan, jadi gak pernah deh promo ke temen-temen kantor tentang Shopie Paris. Jadi member pure cuma biar dapet potongan 30% hehe. Sampe akhirnya ada temen yang nanya aku pake alat make up apa, kok lipstik dan alis matanya bagus? Pasti pake yang mahal yaa katanya… Aku cekikikan aja dengerin ucapan dia, kan kosmetiknya murah-murah dan terjangkau semua karena beli dari Shopie. Pas aku ceritain eh dia excited banget karena harganya terjangkau dan yang pasti aman. Alhasil dia pesen sama aku, dari sini aku jadi semangat mau jualin produk Shopie, gak cuma beli aja. Eh ternyata tanggapan orang sekitar terhadap produk Shopie bagus-bagus, produk bagus, terjamin dan harganya terjangkau kata mereka. Belum lagi kalo ada promo-promo gila-gilaan, makin banyak deh yang pesen. Sampe sekarang aku masih aktif jualan produk dari Shopie Paris bahkan udah berani menjajaki jualan online, hehe. Thanks Shopie Paris, perawatan dan fashionku tejaga dengan harga super hemat, plus dapet tambahan uang jajan lagi, bisa nabung jadinya hehe.

 

Yang belum gabung, yuk gabung… Kalo gak niat jualan yaudah jadi member aja dulu, nanti pasti jadi pengen jualan hehe 😀

 

Cerita ini berdasarkan kisah nyata seorang teman.

Palembang, 30 September 2017

Salam, RR!

 

 

 

 

0

KAI di Masa Mendatang

2

 

PT. Kereta Api Indonesia atau lebih dikenal dengan nama KAI merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara yang cukup aktif dalam membenahi diri. Perkembangan industri Kereta Api Indonesia terbilang bagus jika dibandingkan dengan moda transportasi massal yang lain.

Rasanya beberapa tahun lalu saat pulang kampung Ibu ke Lubuk Linggau kami masih direpotkan oleh calo-calo yang suka menjual kembali tiket kereta api dengan harga jauh lebih mahal dari harga resmi, eh di tahun-tahun terakhir ini para calo udah gak ada.

Banyak hal positif lain juga yang sudah berhasil PT. KAI benahi, tapi tetap masih ada kekurangannya. Berikut opini dan harapan aku sebagai penikmat moda transportasi KAI bagi perkembangan KAI:

(+) Tidak Ada Lagi Calo

Persis kayak yang aku bilang di awal, dulu, calo tiket kereta api banyak banget. Kalau pas lebaran, harganya dimainin gak main-main, mencekik. Banyak orang yang milih beli di Calo karena terpaksa, karena mereka memborong semua tiket yang ada sampai habis. Karena tiket habis, mau gak mau orang-orang harus beli sama mereka walaupun harganya selangit. Kadang kasian, banyak orang yang notabenenya ‘kurang berpunya’, mereka memilih naik kereta api karena gak punya mobil atau gak bisa naik moda transportasi lain karena harganya lebih mahal malah harus dicekik sama si calo-calo. Untungnya, PT. KAI cepat melakukan inovasi untuk mencegah praktek calo ini, dengan adanya sistem online yang sekarang, calo udah gak ada. Kita juga terbantu karena beli tiket KA gak perlu antre lagi kayak dulu karena sudah bisa dipesan dengan online baik melalui app ataupun beli ke Indomaret dan Alfamart.

(-) Jumlah Gerbong Sedikit

Sayangnya, meskipun calo udah gak ada dan tiket bisa diperolah secara gampang melalui online, aku sering banget kehabisan tiket. Ini juga yang sebenernya suka buat bingung, meskipun aku cari waktu pergi dengan KA tidak di hari libur, pas aku cari tiketnya melalui online semuanya habis. Dari sini, aku bisa tarik kesimpulan mungkin karena jumlah gerbongnya sedikit, jadi tiket yang djualpun sedikit padahal peminatnya banyak. Jadi, kayaknya PT. KAI perlu nambahin lagi armadanya jadi semua orang bisa menikmati moda transportasi masal ini tanpa khawatir kehabisan tiket.

(+) Lebih Tertib dan Nyaman

Dulu nih, banyak perilaku-perilaku yang gak tertib saat menggunakan KA. Mulai dari pengantar yang boleh masuk sampe gerbong, pedagang asongan dan pengamen yang seenaknya bisa masuk dan keluar ke gerbong, sampe yang paling parah banyak penumpang yang gak kebagian tiket seenaknya naik ke atas gerbong dan ikut selama perjalanan di atas gerbong. Itu bahaya banget padahal.

Dan sekali lagi, PT. KAI harus diapresiasi karena berhasil membuat semua itu jadi lebih tertib.

Sudah gak ada lagi pengantar yang boleh masuk sampe gerbong, jadi kita sebagai penumpang juga jadi lebih leluasa gak desak-desakan dan rebutan pas masuk.

Dulu nih, karena banyak pedagang dan pengamen yang masuk suasana di dalam KA rame banget, karena rame jadi ngerasa gak aman dan was-wasan takut barang hilang atau kebawa orang yang gak tau siapa. Pernah waktu itu, aku dan Ibu kehilangan sendal karena kami tertidur saat malam. Alhasil, sejak saat itu kalo naik KA kita selalu was-was. Yaa gimana gak was-was, sendal aja ilang, ya kan? Tapi sekarang nih, udah gak ada lagi pedagang asongan dan pengamen yang seenaknya keluar masuk gerbong, jadi suasana di KA sepi dan kondusif, kita ngerasa lebih aman dan nyaman, pas capek kita bisa tidur dengan tenang. Thanks, PT. KAI!

Dan yang paling penting, sudah gak ada lagi orang-orang yang naik di atas gerbong demi menumpang KA. Bisa dikatakan, KAI save many souls karena hal itu hehe.

(-) Kurang Fasilitas

Meskipun sudah lebih tertib, masih ada yang aku harap KAI benahi nih. Jadi tahun ini, pas pertama kali aku naik KA dari Stasiun Senen, aku ngeliat nenek dan kakek yang bawa barang banyak. Jarak dari pintu masuk ke gerbong jauh banget, belum lagi harus naik-turun tangga yang curam. Ini menyulitkan banget, jujur aku yang muda dan bawa barang sedikit aja capeknya minta ampun, apalagi nenek-kakek itu yang bawa barang banyak. Mungkin PT. KAI bisa mengadopsi sistem di bandara yang menyediakan troli dorong dan lebih ke penggunaan eskalator dibanding tangga-tangga curam. Ini akan memudahkan penumpang yang membawa banyak barang yang berat. Eh sama satu lagi, mungkin disediakan pegawai kayak pramugara-pramugari untuk membantu orang-orang tua ini mengarahkan penumpang dan bantuin ngangkatin barang ke atas.

Tambahan

Tentang Makanan

Perihal makanan yang dijual oleh pihak kereta nampaknya belum banyak perubahan selain menu dan jumlah. Bicara soal harga, masih tetap mahal, pilihan menunya juga kurang beragam meskipun makanan dan minuman yang dijual merupakan produk dengan brand ternama. Bicara soal makanan dan minuman juga, mungkin PT. KAI bisa bekerja sama dengan UMKM daerah dekat perkeretaapian yang biasanya harganya lebih murah dan unik khas daerah tersebut. Kerjasama ini diharap mampu meningkatkan kesejahteraan kedua belah pihak, UMKM nya maju, PT. KAI juga.

Tentang Kotak Sampah

Karena mahal, banyak penumpang yang lebih memilih membawa bekal snack, makanan dan minuman dari luar. Ini sah-sah saja sebenarnya, namun agak menyulitkan juga dari sisi penumpang. Kenapa? Ya repot aja bawa-bawa dan nyiapin makanan dan minuman dari rumah. Lebih praktis sebenernya kalo beli aja di kereta, tapi ya tapi lagi karena harganya mahal, kita lebih milih repot hehe. Setelah makan dan minum, sampahnya biasanya dibuang penumpang sembarangan aja. Gak bisa juga nyalahin penumpang karena di KA tidak disediakan tempat sampah yang memadai. Coba aja disediakan, mungkin perilaku buruk buang sampah sembarangan bisa diminimalisir. Kalo bersih kan, petugas kebersihan KA juga gak terlalu capek bersihin keretanya 🙂

Tentang WC

WC dulu dan sekarang sudah jauh berbeda. Dulu, aku tahan berusaha gak pipis sampe stasiun berikutnya. Pokoknya gimana caranya, sekebelet apapun aku berusaha tahanin. Kenapa? Itu nyiksa kan ya padahal? Ya karena WC nya sungguh gak layak, jangankan tissue, airpun gak ada! Jadi kalo bener-bener gak tahan, harus bawa air mineral sendiri. Belum lagi baunya yang superrrr… belum sampe WC aku rasanya udah mau pingsan hehe… Sekarang, WCnya udah jauh lebih baik, udah lebih bersih dan airnya ada terus. Tapi tetep, baunya masih meskipun udah gak separah dulu. Mungkin, di setiap WC perlu ada OB/OG nya jadi tiap kotor, bisa dibersihkan 🙂

Semoga ini bisa membantu PT. KAI jadi lebih baik lagi 🙂

Palembang, 30 September 2017

Salam, RR!

 

 

0

Ke Bali Aku Ingin Ke(m)Bali

Bali dan langitnya sukses membuat aku jatuh cinta.

Sejak kedatangan tiba-tiba dan tidak direncanakan tahun lalu, aku langsung jatuh cinta pada pulau ini. Keberangkatan yang tiba-tiba membuat perjalanan 3 hari 2 malam di Bali saat itu terasa sangat singkat dan terasa amat kurang. Aku pergi tanpa itinerary, tanpa rencana apa-apa, tanpa tahu sebelumnya bagaimana Bali. Semua terjadi dan dijalani dengan modal nekat saja. Hehe. Karena perencanaan yang sangat gak mateng itu banyak tempat-tempat yang wajib dikunjungi tak terkunjungi. Maklum, seperti yang aku bilang tadi, aku bener-bener buta soal Bali, gak tau tempat-tempat apa yang gak boleh aku lewatkan di Bali, aku gak tau bagaimana memaksimalkan waktu agar dapat menikmati semua pesona Bali. Karena kekurangpuasan ini pula aku janji sama diri sendiri, aku harus ke(m)bali ke Bali.

Kerinduan tentang Bali seringkali menyiksa (aduh ah lebay, Ki..), ngebuat pengen segera ke sana lagi, tapi apalah daya sampai saat ini belum ada rejeki untuk ke sana, apalagi saat ini statusnya adalah pekerja ‘serabutan’ yang syukur-syukur punya uang jajan dan beli kuota tanpa harus minta sama orang tua. –> Curhat, nih? 😀

Karena rindu itu juga, beberapa bulan ke belakang suka googling tentang Bali, liat-liat foto tahun lalu di Bali, sekalian susun rencana nanti kalau ke Bali gak buta-buta amat kayak tahun lalu. Nah, pas surfing ini, sambil baca-baca tulisan tentang Bali tahun lalu di Bali Part 1 dan Bali Part 2 gak sengaja ke scroll tulisan Koh Dedy tentang blog competition yang diadain Bali Funky. Wah, kesempatan nih, kali aja ada rejekinya hehe. Tertarik pake banget dengan blog competitionnya, langsung deh cuss jalan-jalan ke webnya Bali Funky. Pas buka ketertarikan langsung naik ke level 7, lah gimana gak naik? Buka home nya aja langsung dibuat mupeng sama foto Nusa Penida. Gak perlu lama-lama, kursor langsung gerak ke Galeri Bali Funky dan dan astagaaaa langsung naik jadi level 10 ketertarikannya. Sumpah, jadi bener-bener pengen kembali ke Bali! Langsung deh mutusin harus ikut ini blog competition, pokoknya harus ikut walaupun pas baca peraturan nomor 12 ternyata deadlinenya adalah tanggal 30 September 2017 dan itu besok! Duh, gimana nih? Harus tulis apa?

Cari-cari ide buat nulis sambil jalan-jalan lagi lah ke web Bali Funky ini, penasaran setelah liat galerinya tadi, sebenernya Bali Funky ini apa sih?

The definition of funky is something artistic, modern, unconventional or cool and Bali is an island that has a huge appeal for domestic and foreign tourists. So Bali Funky is a company that provides artistic and modern tour packages for you who are on holiday to Bali.

Bali Funky offer you a fantastic day tours in air conditioned comfort vehicles and professional English speaking driver, airport pick ups and transport service with a fun, personalized, attention to detail & cheapest price without reduce the services.

Ohhhhh…  jadi Bali Funky ini sebuah tour travel di Bali yang funky toh (di sini aku artiin funky sebagai fun dan kekinian) hahaha. Kenapa? Liat aja galerinya yang super duper keren, menarik dan menampilkan sisi lain Bali yang buat kita bener-bener pengen ke Bali dan sukses banget buat aku pengen kembali ke Bali!

Screenshot from 2017-09-29 22-18-15

Langsung deh pikiran ngayal kemana-mana, “berarti kalau nanti bisa lolos di blog competition ini aku bisa liat sisi lain Bali dong? Gak perlu bingung-bingung juga kayak kepergian pertamaku ke Bali dulu karena (kalau lolos) perginya diatur sama Bali Funky. Mereka bakal mengaturnya semaksimal dan semenyenangkan mungkin dong”. Asli deh, pikiran udah kemana-mana aja ngebayangin liburan yang fun dan kekinian sama Bali Funky.

Meskipun udah liat sekali foto-foto di galerinya, kok rasanya belum puas ya? Mau liat-liat lagi sambil ngayal, “ntar penger deh ke sini, hehe “. Eh, setelah diliat-liat, destinasi yang ada di galeri Bali Funky ini buat aku terus-terusan ngomong dalam hati, “lah ini Bali?” ; “serius nih di Bali?”

Intinya sih aku agak kaget, karena hampir semua destinasinya ‘gak biasa’. Maklum pas kemaren ke Bali, bekal kita cuma google dan di google destinasi yang disaranin ya itu-itu aja, seputar Pantai Kuta, Pantai Padang, Pantai Jimbaran, Pantai Tegal Wangi, Pantai Legian, Ulun Danu, Ulun Watu dan Tanah Lot. Liat yang ‘gak biasa’di Bali Funky jadi tambah excited sama Bali Funky, mulai kepo sama foto-fotonya dan ini beberapa foto yang menurut aku paling menarik dan paling gak biasa dan paling buat aku pengen kembali ke Bali lagi:

  1. Gunung Batur

puncak-gunung-batur

sunset-gunung-agung

  • Aku bener-bener baru tau kalo Bali punya Gunung sekeren ini. Gunung Batur ini terletak di Kintamani, Bali. Katanya, turis Eropa mendominasi objek wisata satu ini karena keindahan dan tracknya yang tidak terlalu sulit. Selain itu,di lereng Gunung Batur juga terdapat sebuah danau, Danau Batur. Danau ini adalah danau terluas yang ada di Bali, loh. Saat kita sudah setengah perjalanan menuju puncak, kita sudah dapat menyaksikan keindahan Danau Batur yang menakjubkan.

2. Pulau Lembongan (Nusa Lembongan)

dream-beach-2banana-boat-bali

hutan-mangrove-bali1

  • Sekali lagi aku harus garuk-garuk kepala karena baru denger kalau di Bali ada Pulau Lembongan (Nusa Lembongan), selama ini cuma taunya Nusa Penida doang loh. Setelah baca-baca, ternyata Bali itu punya 3 pulau terluar, yakni Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan. Nusa Lembongan dianggap memiliki perkembangan pariwisata paling baik loh, perkembangan infrastrukturnya lebih lengkap bahkan jika dibandingkan dengan Nusa Penida tetapi memang tidak terlalu ramai seperti Nusa Penida karena aksesnya gak mudah, katanya berbatu dan licin. Nusa Lembongan ini cocok banget buat yang lagi nyari suasana tenang dan ketenangan hehe. Kalo beruntung, kita bisa jadi pengunjung satu-satunya loh di objek wisata di sini. Meskipun relatif sepi, kita bisa nemuin berbagai macam objek wisata keren dan tersembunyi di sini, yang paling ajib itu katanya Pantai Dream (Dream Beach) dan Hutan Mangrovenya. Selain itu, kita juga bisa main banana boat, snorkelling dan keliling-keliling pake speedboat.

3. Nusa Penida

 

snorkeling-di-bali

  • Akhirnyaaa, ada juga objek wisata di Bali Funky yang aku tau hahaha, Nusa Penida. Yes, Nusa Penida dikenal sebagai Raja Ampatnya Bali saking indahnya. Aku gak berkesempatan ke sana tahun lalu walaupun tahu Nusa Penida itu keren banget. Yang sangat terkenal dari Nusa Penida salah satunya adalah Beach Brokennya yang aduhai, di sini terdapat tebing yang membentuk terowongan atau lubang besar yang seolah-olah bentuknya rusak, dan diatas lubang besar ini terdapat karang seperti membentuk sebuah jembatan. Ketika kita melihat ke lautan kataya kita bisa liat banyak ikan pari yang berenang dengan bebasnya. Keren kan? Puas menikmati damainya angin sepoi-sepoi di Beach Broken, kita nyebur yuk, eh snorkelling maksudnya hehe. Coba search di googleSnorkeling di Nusa Penida” jangan bilang kamu jadi kejang-kejang ya saking indah dan pengennya ke sana, hehe. Pas snorkeling kita bisa liat biota laut yang cantik-cantik kayak pari manta, ikan hiu, ikan mola-mola dan terumbu karang warna-warni yang cantik banget.

4. Ubud

arung-jeram

cyclking-59cca5e3677ffb5fbd0d0422

  • Bali terkenal banget sama pantai, aku kira gak ada objek wisata lain selain pantai dan pura di Bali. Ternyata eh ternyata, ada paket wisata ‘gak biasa’ lain yang ditawarkan Bali Funky di Ubud kayak cycling dan rafting. Cycling ternyata menjadi salah satu kegiatan favorit di Ubud loh. Para wisatawan asing katanya suka banget bersepeda mengelilingi sawah yang hijau, bukit dan masuk desa-desa di Ubud. Katanya juga nih, cycling ini digemari karena ada scene Julia Robert yang lagi naik sepeda dengan latar belakang pemandangan sawah yang hijau di filmya, Eat Pray & Love. 
  • Puas Cycling, kita bisa coba sesuatu yang memacu adrenalin. Tebak apa coba? Yes, rafting! Loh, emang Bali punya sungai? Akupun baru tau kalo ternyata Bali punya sungai, tepatnya di Ubud, namanya sungai Ayung. Sungai ini termasuk dalam kategori sungai kelas II dan III jadi cocok banget untuk rafter pemila kayak aku! haha, jadi gak perlu takut, kita bisa berarung jeram dengan tenang sambil menikmati pemandangan sungai yang indah. Masih takut juga? Tenang, kita akan ditemani pemandu dari Bali Funky yang kenal banget area ini, jadi kamu pasti aman!

Wish me luck!

Tapi gak menang juga gak apa-apa deh, sudah merasa beruntung banget bisa tau travel tour Bali yang ‘gak biasa’, Bali Funky (Fun dan Kekinian) hehe, jadi bisa dapet referensi keren buat liburan di Bali. Bali ternyata gak cuma tentang Pantai, ada banyak kegiatan dan objek wisata yang lain dan kegiatan seru lain kayak cycling, rafting and tracking.

Note: Semua foto di postingan ini berasal dari website Bali Funky.

This post is my attempt to be chosen as 1 of the 4 winners of Bali Funky Blogger Hunt in collaboration with Punky Prayitno.

Setelah baca, jadi pengen ke Bali? Gak punya duit? Coba ikut aja kayak aku, mbak Punky nyari 4 temen buat diajakin plesiran ke Bali bareng dia. Caranya??

Nih:

1. Kamu adalah blogger (berplatform bebas) yang siap berangkat ke Bali tanggal 19 – 22 Oktober 2017
2. Tulis di blog kamu, apa sih yang bikin kamu ingin ke Bali? Dan apa yang mau kamu lakukan di Bali? Tulis sebebas-bebasnya, sesuai sama impian kamu tentang Bali!
(Contoh tulisan: “10 Destinasi yang Ingin Saya Datangi di Bali”, “Pantai-pantai di Bali yang Memanggilku Datang”, “Surat Cinta dari Nusa Penida”, “Rafting di Bali, Ini yang Gue Mau!”)
3. Wajib menyantumkan “Bali Funky” dalam tulisan, dan backlink ke http://balifunky.com
4. Tulisan bersifat baru dan belum pernah diikutkan dalam kompetisi apapun
5. Supaya postingannya kece, kamu boleh lho menggunakan foto-foto dari website Bali Funky. Asal diberi keterangan ya bahwa itu foto dari web Bali Funky (credit foto tidak perlu link hidup)
6. Bahasa yang digunakan bebas asal tidak menyinggung SARA serta menyebar kebencian
7. Follow instagram @balifunky dan @pungkyprayitno
8. Share tulisan kamu di sosial media sebanyak-banyaknya, supaya kami tau kalau kamu betul-betul ingin ke Bali! Jangan lupa tag/mention @balifunky dan @pungkyprayitno yaa..
9. Tulis di akhir postingan kamu:
“This post is my attempt to be chosen as 1 of the 4 winners of Bali Funky Blogger Hunt in collaboration with Pungky Prayitno” dan backlink ke postingan ini.
10. Daftarkan tulisanmu di sini: http://bit.ly/BaliFunkyBloggerHunt
11. Jika menang, peserta bersedia menulis pengalaman liburannya di blog dan sosial media masing-masing
12. Postingan kamu, kami tunggu sampai tanggal 30 September 2017, ya!
What will you get if you win:
1. Liburan ke Bali selama 4 hari 3 malam
2. Pengalaman rafting, trekking, dan cycling di Bali
3. Tiket pesawat pulang pergi dari dan ke kota masing-masing
4. Uang saku
Palembang, 30 September 2017
Salam, RR!

 

0

Welcome Back to Palembang!

Akhirnya setelah 5 tahun tinggal di tempat orang aku balik juga ke kampung halaman, Palembang.

Bener kata orang, sebagus apapun tanah rantau gak akan pernah menandingi kampung halaman. 

5 tahun lalu seingetku, Palembang gak terlalu banyak memiliki tempat wisata, kalau pun ada ya tempatnya tidak terlalu terawat, jadi kalo ke Palembang males deh kemana-mana makanya itu sejak 2 minggu setelah kepulangan masih di rumah aja gak kemana-mana. Sampe akhirnya seorang teman minta temenin ke Pasar 16, nyari baju buat kondangan katanya, hehe. Karena udah lama juga gak jalan-jalan dan ketemu dia, akhirnya langsung deh di-iyesin ajakannya dia. Kita sepakat berangkat hari minggu jam 1 dari rumah.

Hari minggu di tengah teriknya matahari Palembang aku dan dia nungguin Trans Musi. Fyi, Trans Musi itu salah satu moda transportasi paling nyaman di kota Palembang menurutku, ada ACnya, ada penjaganya juga jadi ngerasa aman meskipun rameeee banget di dalam. Dengan uang 5000 aja kita udah bisa sampe Pasar 16 dari Perumnas Sako, murah kan? Beda tipis sama naik angkot yang harganya 4000.

Kalo dari Perumnas Sako mau ke Pasar 16 kita musti transit (pindah bus) nih guys, transitnya nanti di halte di dekat Makam Pahlawan. Jadi kita berhenti di halte Trans Musi di Makam Pahlawan terus naik bus lain, hati-hati ya jangan salah masuk bus yg salah jurusannya. Pastiin sama penjaganya bus yg kita mau naikin ini ke Pasar 16. Kelemahan kalo kita naik Trans Musi ini, perjalanannya jadi lama, kurang lebih 1 jam lah, belum nunggu bus transitnya, kalo naik angkot paling cuma 45 menitan. Kita turun di pemberhentian di depan lorong yang menuju lorong basah. Untuk k Pasar 16 kita bisa berhenti di depan lorong ini atau di halte Monpera.

Gak banyak yang berubah dari pasar di lorong basah ini sejak terakhir kali aku berkunjung ke sini. Kalo mau cari baju, sepatu, jam tangan murah meriah coba deh ke sini, harganya lumayan miring-miring meskipun ya masih miringan di Tanah Abang hehe.

Muter-muter kita sampe ashar nyari baju untuk si temanku ini. Dari lorong basah, naik ke gedung Pasar 16, terus nyusur-nyusur toko di sana. Dapet lah baju yang lumayan bagus, setelan kebaya dengan rok songket, harganya muraaah , cuma 140an aja setelah ditawar-tawar.

Setelah baju dapet kita menyegerakan keluar, mau cari masjid, teman saya ini bilang ada tuh tempat solat di bawah jembatan, eh pas kita cek, tempat yg dimaksud teman saya ini udah gak ada lagi. Oh ya jadi saya teringat, sepanjang jalan di bawah jembatan itu bau tak sedap tercium, bau pesing 🤐 sedih eui, salah satu tempat seterkenal ini, kebanggaan Palembang kebersihannya masih ndak bisa dijaga.

Karena ndak nemu, akhirnya teman saya ngajakin ke mushola yang ada di dekat BKB. Musholanya lumayan bersih dan luas, gratis, juga ada mukenah dan sajadahnya. Di sebelahnya juga ada toilet umum loh.

Habis solat, badan terasa segeran. Kita langsung jalan sedikit ke arah Sungai Musi. Eh ada sesuatu yang menarik mata, ada tulisan Palembang di tepian sungai, kayak gini nih:

Sayangnya banyak banget pengunjung yang duduk-duduk dan manjat-manjat gitu di sana. Jadi gak terlalu bagus lagi buat difoto 😂
Puas foto-foto di sini kita agak minggir dikit ke arah jembatan. Karena siang dan masih panas jadi di sini masih agak sepi. Kita masih bisa dapet foto ginian:

Ngobrol ngalor ngidul di sini, gak terasa hari makin sore. Kamipun beranjak pulang. Karena udah sore takut Trans Musi udah gak ada lagi, kita mutusin untuk naik angkot aja. Jalanlah kita ke pol angkot, niatnya sekalian mau foto di patung iwak belido yang katanya lagi hits banget itu. Eh ternyata patungnya masih di bungkus kek gini nih:

Untuk melupakan rasa kecewa kita foto-foto lagi aja di dekat iwak belido ini tapi backgroundnya malah Jembatan Ampera (lagi).

Makin sore di sini makin rame, banyak pedagang, banyak anak-anak juga, remaja normal sampe cabe-cabean pun banyak 😁

Pas jalan balik, terlihatlah BKB, aku tarik nih temen terus bilang, “foto di sini sekali yuk!”

Semoga tempat-tempat ini akan lebih diperhatikan, mengingat tempat wisata di Palembang ini sedikit, fasilitasnya nambah banyak dan bagus.
Dannnnn.. warga Palembang semoga bisa menjaga tempat-tempat ini ya, terutama kebersihannya. Jangan buang sampah sembarangan, jangan coret-coret sembarangan juga ☺ 

Salam wong kito galo!